Mahasiswa Dibacok Kepalanya Saat Lewat Jalan Bausastran Jogja

mahasiswa-jogja-dibacok-jalan-bausastran

Dini hari di jalanan Jogja memang waktu yang sepi, saat melintas jalan Bausastran Jogja seorang mahasiswa bernama Roqiul Maarif Syam dibacok orang tak dikenal saat melewati Jalan Bausasran Yogyakarta, Selasa (02/06/2015) dini hari. Roqiul Maarif Syam berasal dari Jawa Barat (Jabar).

Pelaku yang tengah berjalan sambil menuntun motor ditebas dengan pedang oleh pelaku dari belakang. Akibat kejadian itu korban menderita luka sepanjang 6 cm dengan kedalaman 2 cm di bagian kepala dan harus mendapatkan tiga jahitan.

Saat kejadian korban berboncengan dengan temannya sesama mahasiswa dari Jabar bernama Malik Akbar Abdul Aziz (23). Kedua pemuda ini sebelumnya usai berkumpul di sebuah kedai kopi kawasan Sorowajan, Banguntapan, Bantul dan hendak pulang ke tempat kost mereka di Jalan Jagalan, Pakualaman, Yogyakarta.

Saat melintasi Jalan Gayam motor korban macet karena kehabisan bahan bakar. Korban beserta temannya itu lalu jalan kaki sambil menuntun sepeda motor. Sesampinya di Jalan Bausasran mereka sempat mampir ke sebuah ATM untuk mengambil uang dan kemudian melanjutkan perjalanan lagi sambil mencari penjual bensin eceran yang masih buka.

“Saat itu teman korban mendorong motor, sedangkan dirinya berjalan di belakan. Tiba-tiba dari arah belakang mereka dipepet dua orang yang berboncengan sepeda motor Yamaha Mio,” ungkap Kapolsekta Pakualaman, Kompol Wandi.

Salah seorang pelaku lalu mengeluarkan pedang dan membacok kepala korban. Pemuda ini langsung roboh dengan darah mengucur dari kepala, sementara para pelaku langsung tancap gas ke arah barat.

Teman korban langsung minta bantuan ke sebuah warung angkringan di kawasan tersebut. Korban segera dilarikan ke RS Bethesda Lempuyangan yang jaraknya tak jauh dari lokasi kejadian.

“Kami masih menyelidiki kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Nyawa korban selamat walau masih harus mendapat perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.

 

sumber: krJogja

temon

temon

life is like a bag of chocolate