Labuhan Merapi, Abdi Dalem Cilik Kuat Mendaki Tanpa Alas Kaki

labuhan-merapi-abdi-dalem-cilik-jogja

Abdi dalem Cilik Keraton Yogyakarta Rizky Kuncoro Manik langsung jadi pusat perhatian saat dirinya tiba di Gerbang Srimanganti, lokasi dimana Labuhan Merapi berlangsung.

Puluhan orang bergantian minta foto bareng dengan warga Janturan UH 4/ 493 F, RT 18, RW 04, Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta itu, apalagi dia adalah abdi dalem termuda di Keraton Yogyakarta.

Rabu (20/5/2015) pagi, cuaca di lereng Merapi terasa dingin sebab matahari belum sepenuhnya menyinari tempat yang sempat porak poranda akibat tersapu awan panas erupsi Merapi.

Berpakaian Jawa, tanpa alas kaki, Rizky terlihat tetap semangat meski sesekali nafasnya terlihat tersengal-sengal setelah naik ke Gerbang Sri Manganti yang tak jauh dari puncak Merapi.

Rizky datang ke Labuhan Merapi bersama sang kakek, Suyatiman Cermowicoro. Ia datang telat karena prosesi labuhan yang dipimpin Mas Asih sudah dimulai.

Kata sang kakek, rizky masih ada acara di sekolah sehingga tak bisa ikut proses dari awal sehingga datang agak terlambat di rangkaian upacara adat Labuhan Merapi.

Bisa dibayangkan untuk anak berumur tujuh tahun itu, mengenakan pakaian jawa lengkap mulai dari jarit, lurik, blangkon dan keris.

Kondisi jalur menuju puncak tak mudah untuk anak sekecil itu, berkelok-kelok, berbatu, licin dan berpasir, tapi Rizky mampu sampai tujuan dengan bertelanjang kaki.

via > tribunjogja

temon

temon

life is like a bag of chocolate